BlackBerry Z10, Bukan Gadget Yang Tepat Bagi Orang Gagap Teknologi

Pada tanggal 5 Maret 2013, idGeekGirls menerima undangan dari Indosat untuk hadir di acara pengenalan BlackBerry Z10 yang diadakan di Qahwa Cafe, Bandung. Dikarenakan oleh kesibukan para anggota, maka yang bisa hadir adalah dua orang anggota yang merupakan pengguna Android dan BlackBerry serta pengguna iPhone.

blackberry z10_id geek girls blog 01

Diluar dugaan, BlackBerry Z10 ternyata jauh lebih mengesankan dibandingkan perkiraan awal. Melihat hanya dari depan, agak susah menghilangkan pikiran bahwa kalau hanya dilihat sekilas memang mirip sekali dengan iPhone 5. Tetapi setelah digenggam rasanya nyaman sekali. Tekstur dibagian punggung gadget membuatnya tidak licin. Bagian pinggir yang membulat membuatnya tidak menimbulkan rasa tertekan di tekukan-tekukan telapak tangan. Selain itu ketebalannya juga terasa pas, hanya sedikit lebih tipis dari iPhone 4.

Untuk harganya yang dibanderol seharga Rp.6.999.999,00 kualitas BB Z10 terasa sepadan. Layar sentuhnya responsif. Material bahannya tidak terlihat murahan. App nya didesain dengan banyak sekali fitur seakan-akan BlackBerry ingin berkata bahwa konsumennya tidak perlu menambah app lagi, pemikiran yang bagus karena BB World belum melayani konsumen di Indonesia. Misalnya saja app kamera yang sudah dilengkapi photo editor dan filter ala instagram. Desain user interface nya yang terasa seperti gabungan antara android dengan windows phone cukup user friendly … dengan catatan: bagi orang-orang yang paham gadget.

blackberry z10_id geek girls blog 02

Pada saat mencoba-coba, anggota idGeekGirls yang pengguna Android dan BlackBerry butuh waktu cukup lama untuk mengerti cara menggunakannya. Salah satu keunggulan BB Z10 yang hanya memiliki tombol power, volume dan voice control tanpa disangka justru menimbulkan kebingungan karena tidak bisa back. Setelah men-swipe ke segala arah, barulah diketahui kalau apabila kita men-swipe di daerah touch screen maka hanya untuk scrolling. Kalau swipe dilakukan dari luar touch screen/frame ternyata app yang sedang dibuka bisa di-minimize dengan men-swipe ke atas, sedangkan menu bisa diakses dengan men-swipe ke bawah.

Buat idGeekGirls adalah tidak tepat apabila BB menginginkan para BB loyalis berpindah ke BlackBerry Z10. Karena desain User Interface dan User Experience yang sangat berbeda, rasanya benar-benar seperti menggunakan brand yang berbeda. BlackBerry Z10 juga tampaknya kurang cocok untuk pengguna gaptek atau lanjut usia. Terutama, karena BB Z10 membutuhkan pengetahuan techie level menengah. Misalnya pengetahuan mengenai cara menyetting email, wi-fi dan sync dengan komputer menggunakan aplikasi terpisah (sistemnya terasa agak mirip Apple iTunes). Mungkin, pengguna yang techie yang sudah bosan dengan terbatasnya kemampuan BB lamanya adalah target pasar yang paling tepat.

Jadi, apabila geekgals merasa cukup techie dan sudah bosan dengan BB lama yang kemampuannya terbatas plus sering hang, idGeekGirls sangat merekomendasikan BlackBerry Z10 bagi kalian. Masih merindukan experience saat menggunakan BB lama? tenang saja, karena bahkan BB Z10 masih harus dicabut baterai apabila sampai hang.

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1