Demi Marketing, Mall di Korea Selatan Dilengkapi Dengan Kiosk Yang Mampu Mengenali Wajah, Gender dan Usia

Kenapa sih perempuan suka sekali pergi ke mall?. Pastinya karena di mall ada barang-barang bagus bernama baju, aksesoris, tas, sepatu, dan lain-lain, dan lain-lain. Kedua, karena di mall hampir selalu ada diskon atau deals yang ditawarkan para vendor. Mungkin berburu diskon memang sudah mendarah daging di setiap perempuan.

Hal inilah yang dimafaatkan oleh International Finance Center Mall di Seoul, Korea Selatan. Mall yang baru saja dibuka pada bulan September tahun 2012 ini dilengkapi dengan 26 kiosk yang memiliki display layar sentuh LCD, kamera, dan mesin dengan AI yang mampu mendeteksi gerakan dan mengenali wajah.

Buat kita-kita di Indonesia yang terbiasa dengan kiosk berbentuk printout denah mall dipajang di semacam papan pengumuman, pasti bingung. Apa gunanya kiosk secanggih ini?. Lagi-lagi, gunanya adalah demi kepentingan marketing.

kiosk mall korea_id geek girls blog_02

Kiosk ini memiliki database sebanyak 5000 orang yang dikelompokkan berdasarkan demografisnya dan 1000 data pendukung. Selama satu bulan mall dibuka, kiosk ini juga diberitakan telah merekam wajah dan gesture dari 1,8 juta pengunjung mall (banyak orang terekam beberapa kali selama penggunaan kiosk). idGeekGirls yakin bahwa data ini digunakan untuk memperkaya database kiosk dan sebagai pembelajaran bagi AI sehingga kiosk dapat menghasilkan data yang lebih akurat. Bagaimana cara AI kiosk ini bekerja tidak diketahui. Hanya disebutkan AI kiosk tidak merekam atau menyimpan satupun wajah dalam memorinya karena merupakan pelanggaran hukum di Korea Selatan.

Pada penggunaannya nanti, kiosk akan menampilkan iklan dari produk yang sesuai bagi orang yang sedang menggunakan kiosk. Misalnya, remaja yang gesturenya stress akan ditunjukkan iklan game centre, sedangkan orang dewasa yang gesturenya stress akan ditunjukkan iklan spa.

kiosk mall korea_id geek girls blog_01

Bagi idGeekGirls, kiosk semacam ini jelas membuat orang menjadi lebih konsumtif. Melihat iklan restoran saat sedang kenyang saja bisa langsung membuat perut keroncongan, apalagi melihat foto hamburger didepan mata saat sedang kelaparan di mall. Ada kemungkinan juga kiosk ini bisa salah memberikan hasil, misalnya apabila penggunanya memiliki penampilan yang lebih muda atau lebih tua daripada umur sebenarnya.

Tapi dari sudut pandang vendor, kiosk ini jelas menguntungkan karena langsung mengarah ke target pasar yang sesuai. Kiosk ini juga akan sangat membantu orang yang belum pernah datang ke mall tersebut untuk mengetahui vendor-vendor yang ada disana. Pastinya, para perempuan jelas akan lebih senang karena kiosk semacam ini hampir dipastikan akan memajang iklan potongan harga dan deals.

Kiosk ini direncanakan akan mulai beroperasi di awal tahun 2013. Tapi idGeekGirls belum menemukan lagi berita mengenai si kiosk super canggih ini. Mungkin memang belum dimulai, atau sudah dimulai tetapi belum ada data statistik keberhasilannya, atau malah sudah dimulai dan sudah gagal?, tidak ada yang tahu. Mungkin geekgals yang sedang berada di Seoul sekarang bisa bantu mencari tahu tentang kabar si kiosk ini? Ditunggu lho beritanya 😉

source: psfk.com, source: The Wall Street Journal

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1