Perempuan Melihat Warna Dunia Yang Berbeda Dibandingkan Laki-laki

Geekgals yang saat ini kuliah atau bekerja di bidang kreatif pasti menyadari kalau hasil desain laki-laki dan perempuan memang berbeda. Terkadang perbedaan tersebut sangat samar hingga tidak bisa dijelaskan dengan pasti dimana perbedaannya, tetapi sekaligus sangat terasa. Ternyata, ada penemuan sains yang menguatkan teori ini.

warna_id geek girls blog

Peneliti dari City University of New York (CUNY) yang bernama Israel Abramov menemukan bahwa laki-laki dan perempuan memang melihat dunia secara berbeda. Ia melakukan penelitian dengan subjek laki-laki dan perempuan berusia diatas 16 tahun, tidak buta warna dan memiliki jarak pandang normal 6/6 atau minus 0. Berikut adalah hasil penelitiannya.

Spektrum Warna

Perempuan membutuhkan spektrum warna yang lebih pendek untuk mampu mengenali sebuah warna. Karena warna yang kita lihat dihasilkan oleh pantulan cahaya, dengan kata lain perempuan akan lebih cepat mengenali sebuah warna dibandingkan laki-laki.

Perbedaan Warna (Hue)

Perempuan lebih mampu membedakan warna-warni, bahkan apabila perbedaan warnanya sangat sedikit. Hal ini bisa menjelaskan mengapa perempuan lebih sadar merek karena merek/brand biasanya dilambangkan dengan warna tertentu. Selain itu juga menjelaskan mengapa perempuan sangat menyukai objek yang berwarna-warni.

Perubahan Objek Bergerak

Perempuan lebih kurang mampu menangkap perubahan yang terjadi pada objek yang bergerak. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa jumlah perempuan di industri game, animasi dan film tidak mengalami peningkatan signifikan dibandingkan di bidang desain industri, desain grafis atau fashion.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka tidak aneh apabila perempuan lebih menyukai desain yang cenderung maksimalis dengan banyak warna, gambar dan pattern berwarna-warni. Akan tetapi, tampaknya perempuan bukan target pasar yang tepat untuk desain interaktif yang melibatkan animasi. Misalnya, perempuan mungkin akan lebih mudah mencerna panduan “how to” yang disajikan secara statis dibandingkan animasi. Hal ini karena perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna animasinya sehingga penjelasannya mungkin tidak menjadi fokus perhatian.

jadi, apakah geekgals sudah siap mendesain untuk perempuan?. Jangan lupa tunjukkan hasilnya ke idGeekGirls ya.

Source: PetaPixel

Image courtesy of Vincent van den Berg on Flickr

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1