1960, Masa Dimana Programmer Komputer Adalah Pekerjaan Perempuan

Di negara barat, terutama di negara yang ikut bertikai saat perang dunia I dan II, karena sedikitnya jumlah laki-laki maka perempuan dikerahkan untuk bekerja di kantor atau pabrik. Sangat mengejutkan bahwa salah satu pekerjaan yang dianggap sebagai ‘pekerjaan perempuan’ di dunia barat di tahun 1960-an adalah programmer komputer.

the-first-female-computer-programmer_id-geek-girls-blog_1

Brenda D. Frink menjelaskan untuk Gender News bahwa

As late as the 1960s many people perceived computer programming as a natural career choice for savvy young women. As computer scientist Dr. Grace Hopper told a reporter, programming was “just like planning a dinner. You have to plan ahead and schedule everything so that it’s ready when you need it…. Women are ‘naturals’ at computer programming.”

They (women) simply saw computer programming as an easy job. It was like typing or filing to them and the development of software was less important than the development of hardware.

Menilik puja-puji yang diberikan kepada para programmer perempuan, diantara “Women are ‘naturals’ at computer programming” dan “computer programming as an easy job”, idGeekGirls yakin hasil pekerjaan para programmer perempuan ini pasti sangat memuaskan.

Lalu kenapa saat ini programmer komputer dianggap sebagai pekerjaan pria?. Kenyataannya bidang teknologi dipenuhi oleh pria. Brenda D. Frink kembali menjelaskan bahwa titik baliknya adalah para perempuan di tahun ’60-an ini tidak terlalu peduli dengan pengembangan hardware. Akhirnya, para perempuan mengembangkan software dan para laki-laki mengembangkan hardware.

the-first-female-computer-programmer_id-geek-girls-blog_2

Kenyataan bahwa hardware tidak akan bisa digunakan apabila tidak ada software membuat para programmer perempuan lebih ‘berkuasa’ dibandingkan laki-laki. Mereka bahkan bisa mengarahkan para laki-laki untuk membuat hardware yang tepat. Kondisi ini tentu sangat bertentangan dengan kondisi sosial di masyarakat barat saat itu yang masih menempatkan perempuan dibawah laki-laki.

Pada akhirnya, para laki-laki berusaha ‘merebut’ bidang programmer komputer dari para perempuan. Beberapa hal yang tercatat dilakukan antara lain membentuk asosiasi bagi para laki-laki programmer komputer, membuat iklan-iklan propaganda yang mengidentikkan hasil pekerjaan perempuan sebagai lebih banyak error dan tidak efisien, membuat tes penerimaan pegawai berbasiskan matematika yang menguntungkan pria (karena di masa itu masih banyak perempuan yang tidak bersekolah) sampai membuat panduan “tipe programmer ideal” yang ciri-cirinya mengarah ke karakteristik maskulin.

Tampaknya tekanan dari sosial dan industri sangat kuat sehingga membuat para programmer perempuan menyerah dan berhenti bekerja. Hal ini otomatis membuat pekerja di industri software mayoritas adalah laki-laki. Hal yang tampaknya masih bertahan hingga saat ini. Bahkan pada saat bidang pekerjaan programmer komputer menyebar ke asia, tampaknya pola pikir “programmer adalah pekerjaan laki-laki” masih terus terbawa.

Membaca ini, idGeekGirls jadi semangat untuk mulai belajar programming. Kalau geekgals bagaimana nih, apa tertarik juga untuk belajar programming?. Share ya pendapat geekgals dengan kita semua.

Source: Smithsonian Mag

Image courtesy of U.S. Army

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

2 Responses

  1. chielicious says:

    hmm.. saya rasa computer programming di taun 60an berbeda dengan saat ini yg memang cenderung lebih banyak dikuasai pria, kebanyakan teman2 perempuan saya di kantor mengaku lemah di logika dan menganggap programming tuh bikin mumet banget, gak bisa disebut sebagai hal yg natural untuk wanita 😀 meski gak menutup kemungkinan juga untuk wanita bekerja sebagai computer programming

  2. Nurul Fitria says:

    Sekarang juga banyak ko programmer cewek yg kece – kece . Akupun terinspirasi dari Ada Lovelace – mother of programmer and i’am proud to be woman programmer :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1