Smart Shopper, Kenali Kartu Kredit Untuk Belanja Lebih Aman

Berapa banyak dari geekgals yang langsung mengajukan aplikasi kartu kredit segera setelah mendapatkan gaji pertama?. Hihihi, dijamin pasti banyak ya. Sejujurnya penulis idGeekGirls juga salah satunya. Selain kemudahan dan kenyamanan, untuk orang Indonesia, memiliki kartu kredit seakan-akan memiliki barang mewah yang sulit didapatkan.

credit_debit_card-2

Buat pemilik kartu kredit, kabar bahwa kartu kredit dan debet Citibank konsumen Target di hack menjelang hari natal 2013 tentu membuat khawatir. Nama, alamat, nomer telephone dan email lebih dari 100juta pemilik kartu yang kebobolan kini telah dikantungi sang hacker. Yang lebih mengkhawatirkan, berbeda dengan kebanyakan kasus pembobolan kartu kredit, pembobolan kali ini dilakukan pada konsumen yang melakukan pembayaran lansung di toko Target, bukan melalui online.

Kenapa kartu kredit sangat mudah kena bobol hacker?.

Salah satunya adalah sistem bank yang sangat kuno. Karena membutuhkan sistem internal yang dibuat khusus, banyak bank masih menggunakan software yang dijalankan di Windows ’95 atau ’97. Selain itu, sistem pembayaran menggunakan kartu di toko masih mengandalkan sistem dial-up/kabel. Padahal kita saja di rumah sudah menggunakan internet broadband yang jauh lebih cepat. Apalagi para hacker.

Selain itu ada juga unsur ketidaktahuan konsumen. Apabila geekgals perhatikan kartu debet atau kredit geekgals, mungkin ada semacam chip disana bukan?. Banyak yang mengira bahwa chip ini menandakan kartunya keluaran terbaru. Hampir tidak ada yang tahu bahwa chip tersebut bisa melakukan pembayaran dengan lebih aman.

Pita yang ada di bagian belakang kartu kredit atau debet masih menggunakan teknologi yang sama dengan pita kaset. Apabila geekgals melakukan pembayaran dengan metode gesek, toko harus melakukan konfirmasi dahulu ke bank, dimana dalam proses perjalanan informasi ini dapat di hack.

Apabila pembayaran dilakukan dengan menggunakan chip tidak membutuhkan konfirmasi bank, sehingga konsumen perlu memasukkan pin untuk melakukan konfirmasi. Proses ini tentu saja lebih aman, karena informasi kartu debet atau kredit kita tidak perlu kemana-mana. Tapi banyak orang justru lebih merasa aman dengan menandatangan struk dibandingkan memasukkan pin.

idGeekGirls sih mulai sekarang kalau memungkinkan hanya akan belanja menggunakan sistem kartu debet atau kredit chip saja deh. Kalau geekgals bagaimana? Sharing donk sama kita.

Source: Time.com

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

3 Responses

  1. Gita says:

    Bayar cash aja.
    Asal jangan lupa bawa duitnya, kalau lupa ya gigit jari deh.
    Atau bisa juga dengan Debit card, sehingga kalau nggak ada saldo ya nggak bisa belanja.
    Biar hemat lah.

    • Halo Mbak Gita, terima kasih untuk comment-nya. Sebenarnya di dalam artikelnya dijelaskan bahwa para pengguna kartu debit juga menjadi korban hacker. Setuju bahwa metode paling aman itu dengan menggunakan cash. Tapi jadi harus super hati-hati kalau naik kendaraan umum ya. Hehehe

  2. saya memilih pake kartu debit karena masih bisa terkontrol kalo belanja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1