Salah Bertanya Sesat di Quora

Apakah kamu semua ingat peribahasa “malu bertanya sesat di jalan”?. Peribahasa ini dimaksudkan agar kita semua tidak malu untuk menanyakan sesuatu kepada orang lain apabila memang benar-benar tidak paham dengan suatu hal.

Hal ini jugalah yang dipercaya seorang cowok yang merasa bingung tentang seorang cewek yang terus-menerus tersenyum kepadanya di kampus. Ia ingin tahu pendapat orang lain mengenai hal yang harus ia lakukan kepada cewek tersebut, tersenyum balik, menyapa, tanya nomer telepon, atau apa.

What does it mean when a girl smiles at you every time she sees you?. This is also a girl I’m interested in. How would I go about asking for her number, or approaching her? …

Masalahnya adalah cowok tersebut menanyakannya di Quora.

Quora adalah situs tanya-jawab serupa dengan Yahoo! Answer dan ask.com. Yang membedakan Quora adalah, kebanyakan penanya dan penjawab di Quora adalah para praktisi dan profesional di bidangnya. Pertanyaan yang diberikan panjang dan spesifik. Jawaban yang diberikan seringkali didasarkan pada fakta, hasil penelitian dan pengalaman. Bisa dibilang, diskusi di Quora lebih terasa seperti diskusi di ruang kelas dibandingkan diskusi ringan di café.

Dan, apabila muncul sebuah pertanyaan yang mungkin lebih cocok ditanyakan di Yahoo! Answer muncul di Quora, yang terjadi adalah pertanyaan tersebut akan mendapatkan jawaban yang mungkin sangat jauh berbeda dengan apa yang diharapkan si penanya.

Apabila kamu belum log in di Quora, kamu hanya bisa melihat jawaban pertama dari pertanyaan tersebut. Tapi, jawaban pertama untuk pertanyaan cowok tersebut sangatlah lucu. Karena si penjawab menggunakan Bayes Theorem untuk menjawab pertanyaan tersebut. Bayes Theorem adalah persamaan matematika dan statistika yang pasti sudah pernah kita pelajari di SMP dan SMA.

Quora Answer

Si penjawab bahkan melengkapi jawabannya dengan rumus-rumus dan logika matematikal yang memberikan beberapa kemungkinan jawaban untuk masalah si cowok. Ini mungkin cara si penjawab untuk menyatakan ketidaksukaannya dan menunjukkan bahwa pertanyaan ringan semacam itu tidak layak muncul di Quora. Tetapi, buat idGeekGirls ini cara yang sangat lucu untuk menunjukkan bahwa ilmu matematika dan statistika sebenarnya sangat mungkin diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Asyik khan kalau buku pelajaran matematika kita berisi soal-soal semacam “si A naksir si B”.

Ini juga menjadi masukan yang berguna bagi para cewek diluar sana. Kalau kamu naksir seorang cowok geek, langsung saja tanya Facebook, Twitter atau nomer teleponnya. Nggak usah pakai kasih sinyal-sinyal senyum-senyum yang bikin geek pujaan kamu itu bingung. Nanti dia nanya lagi di Quora, dan dapat persamaan matematika lagi, males khan?!

source

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1