Genre Game Paling Populer (part 1)

Siapa sih yang tidak pernah main game? Meskipun mainnya congklak, dakon, petak umpet, dan catur, semuanya sebenarnya tetap termasuk ke dalam game lho. Jaman ponsel hitam putih dulu pun sudah ada game yang terinstal di dalamnya, yang paling terkenal apalagi kalau bukan game Snake. Di jaman ponsel pintar sekarang, geekgals tinggal buka store dan ratusan judul game dari berbagai genre bisa langsung diunduh.

Tapi pernah tidak sih geekgals mendengar teman geekgals yang gamer banget membicarakan “side-scrolling platformer”, “bullet hell shooter”, dan “FPS”? Atau misalnya di sebuah acara yang mengundang game developer atau mendatangi sebuah booth dan mendapat penjelasan bahwa mereka membuat “real-time strategy card game” atau “massive online battle arena”? Atau sesederhana ditanya oleh gebetan “kamu sukanya genre game apa?”. Wajar kalau geekgals bingung dengan genre game, karena genre dan sub-genre nya memang banyak sekali.

Buat yang bingung dengan istilah-istilah tersebut tidak usah khawatir, postingan kali ini akan membahas mengenai genre game digital yang paling umum ditemui.

Baca juga: Aplikasi dan Game Keren Karya Anak Bangsa Indonesia

Action

idgeekgirls-action-game-mortal-kombat-x

Mortal Kombat X

Game dengan genre action kebanyakan adalah game yang mengandalkan kesigapan pemain merespons situasi dalam game; baik itu melompat menghindari musuh atau menghajar lawan. Sub-genre dari genre action mencakup:

  • Beat’em up
  • Deskripsi singkatnya adalah “jalan dan hajar”: gerakkan karakter menuju musuh lalu tonjok/tendang!
    Contoh game: Double Dragon
  • Hack and slash
    Jika beat’em up adalah “jalan dan hajar”, maka hack and slash adalah “bacok dan tebas”. Sub-genre game ini mirip dengan beat’em up tapi dengan karakter menggunakan senjata tajam.
    Contoh game: Third Blade
  • Fighting
    Mungkin ketika kecil kita sering dilarang main game ini oleh orang tua kita: “Jangan main game berantem!” Unsur kekerasan dalam game fighting memang tinggi karena inti utama permainan adalah “berantem” satu lawan satu dan mengalahkan lawan. Dalam perkembangannya, game fighting menerapkan sistem tag-team di mana pemain dapat memilih dua karakter dan dapat mengganti antara kedua karakter itu selama permainan. Gerakan dalam game fighting tidak selalu dapat ditiru.
    Contoh game: Street Fighter, Tekken, Mortal Kombat
  • Platformer
    Sub-genre ini mendapatkan namanya dari keberadaan “platform” atau landasan yang dapat dipijak di sepanjang game, yang kadang letak serta posisinya tidak masuk akal.
    Contoh game: Super Mario Bros, Sonic the Hedgehog, Rayman

Adventure

Sesuai dengan nama genre ini, pemain akan diajak menyelami petualangan karakter yang dimainkannya. Kata “adventure” sendiri lebih ditekankan pada interaksi karakter yang dimainkan dengan karakter lainnya yang tidak membutuhkan aksi sebanyak game dengan genre action dan statistik yang tidak sekompleks genre role-play. Percaya tidak percaya, genre adventure ini awalnya bermula dari text-based game (permainan berbasiskan teks) yang isinya adalah teks semua dan pemain diharapkan memilih aksi-aksinya dan menentukan arah petualangannya dengan mengklik atau mengetikkan aksi yang tersedia. Gamebook Fighting Fantasy karya Sir Ian Livingstone (pembuat Tomb Raider) pun termasuk ke dalam genre adventure.
Contoh game: Runaway series, Deponia series, An Octave Higher

Baca juga: Kim Swift, Desainer Handal Yang Mencintai Game Sepenuh Hati

Puzzle

idgeekgirls-puzzle-game-icon-pop-quiz

Icon Pop Quiz

Game yang pada dasarnya adalah teka-teki dan problem-solving. Game Tetris adalah yang salah satu yang paling popular karena berhasil mengangkat genre game puzzle ini.
Contoh game: Tetris, Candy Crush Saga, Stack the Stuff

Role-play (RPG)

Game bermain peran, sesuai dengan namanya, yang berasal dari game lawas Dungeon&Dragon. Ciri khas utamanya adalah adanya statistik dan skill yang dimiliki oleh karakter yang kita mainkan. Mekanik umumnya menggunakan sistem turn-based (giliran), tapi seiring dengan perkembangannya, lebih banyak game RPG yang menggunakan real-time action.
Contoh game: Final Fantasy series, Fallout series, Dragon Age series

Kok cuma sedikit? Sabar ya geekgals. Minggu depan akan kita lanjut dengan genre-genre game lainnya yang pastinya sama populernya. Nah kalau geekgals sendiri sukanya main game genre apa? Share yuk di comment.

Source: Wikipedia


Artikel ini adalah bagian dari program guest writer bagi pembaca idGeekGirls yang ingin artikelnya dipublish di blog idGeekGirls. Apabila kamu tertarik untuk menjadi guest writer, silakan kirim email ke idgeekgirls@gmail.com untuk info lebih lanjut.

Magdalena M. Amanda

Game enthusiast. Ingin ngaku “creative writer”, tapi belum cukup rajin menulis.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1