5 Alasan Kenapa Kamu Harus Menjadi Desainer Game

Bidang kerja apa yang menjadi favorit di tahun 2013 ini. Bidang TI adalah salah satunya. Tapi kita tidak boleh melupakan bidang game. Gegap gempita industri game di tahun 2011-2012 mungkin terasa agak mereda, tapi sebenarnya industri game terus berkembang dan semakin mengular kemana-mana di tahun 2013 ini.

game designer_id geek girls blog

Seperti juga bidang teknik lainnya, industri game masih dipenuhi oleh laki-laki. Walaupun demikian kesempatan bagi perempuan semakin terbuka luas untuk berkarir di industri game, terutama karena jumlah gamer perempuan juga terus meningkat. Tidak tertarik dengan TI?, tidak apa-apa, karena geekgals masih bisa berkarir sebagai desainer game.

Conor Murphy, Marketing Manager Big Fish (Perusahaan game sangat besar yang game-gamenya menjadi favorit idGeekGirls) menuliskan lima alasan kenapa geekgals harus ingin menjadi seorang desainer game:

Industri Yang Terus Berkembang

Industri game, seperti juga industri fashion, sangat berkenaan dengan tren di dunia. Bekerja di industri game berarti geekgals akan bersentuhan langsung dengan teknologi software terbaru, gadget-gadget terbaru yang belum dijual untuk umum, tren pasar yang terus berubah, acara-acara game super seru dan pertemuan dengan rekan-rekan sesama pelaku industri dari luar negeri. Menyenangkan sekali bukan?.

Gaji Yang Tinggi

Point ini tentu tidak bisa dipukul rata karena tingkat gaji akan sangat tergantung dimana lokasi geekgals bekerja. Negara dengan industri game yang besar dan kuat seperti Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat tentu akan memberikan standar gaji yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara Asia Tenggara yang industri game-nya cenderung masih baru. Sebagai bayangan, di tahun 2011 di Amerika Serikat gaji desainer game adalah minimal US$68,000 (Rp.612.000.000)/tahun. Sedangkan di Indonesia, dengan UMR Jakarta tahun 2013 yang Rp.2.200.000 saja bisa dianggap gaji minimal seorang desainer adalah Rp.26.400.000/tahun. Jauh sekali.

Banyaknya Pilihan Jalur

Dahulu, cita-cita bekerja di dunia game berarti adalah berperang dengan desainer lainnya memperebutkan posisi di studio game besar di negara-negara maju. Sekarang, semakin meluasnya popularitas game kasual, game mobile dan game jejaring sosial membuat semakin banyaknya jumlah studio game kecil atau indie bermunculan. Artinya geekgals juga memiliki lebih banyak pilihan karir.

Melatih Otot Kreatif

Industri game bukan untuk orang-orang yang lemah. Berkarir di industri game berarti geekgals harus siap melatih kreatifitas otak dan tangan. Secara umum, tugas seorang desainer game dijabarkan hanya: membuat storyboards, mengembangkan karakter dan membuat sketsa konsep. Pada kenyataannya setiap bagian dalam game adalah rentetan kegiatan problem solving dimana setiap keputusan akan mempengaruhi bagian game yang lainnya. Bukan rahasia lagi bahwa industri game adalah industri dengan jam kerja panjang dan deadline yang sangat ketat. Jelas sebuah dunia untuk geekgals yang senang menantang diri sendiri.

Bekerja Bersama Orang-Orang Yang Memiliki Minat Yang Sama

Karena beratnya pekerjaan di industri game, maka tidak aneh kalau orang-orang yang bertahan bekerja di industri game adalah mereka yang benar-benar mencintai game dengan sepenuh jiwa raga. Dan tidak aneh juga apabila para perusahaan game selalu masukkan point “memiliki kecintaan (passion) pada game” sebagai syarat no.1 di lowongan pekerjaan mereka.

Jadi apakah geekgals sudah siap memasuki industri game?. idGeekGirls yakin perempuan juga akan bisa sukses di industri game karena industri kreatif membutuhkan perempuan. Menyebalkan bukan membayangkan semua game yang kita cintai ternyata dibuat oleh laki-laki. idGeekGirls juga ingen dengar cerita dari para geekgals yang sudah bekerja di industri game nih. Jangan ragu untuk share ya.

Source: BigFish Blog

Photo courtesy of vancouverfilmschool on Flickr

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

2 Responses

  1. haryono says:

    wah kayaknya kalau kerja di industri game enak juga min. gajinya gede juga, tapi kalau kerja di luar negeri sih.. hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1