Kim Swift, Desainer Handal Yang Mencintai Game Sepenuh Hati

Geekgals kenal tidak dengan game Portal dan Left 4 Dead?. Mungkin kebanyakan perempuan tidak familiar dengan kedua game ini karena genre game-nya memang mungkin lebih digemari oleh kaum laki-laki. Siapa yang menyangka kalau pengembangan kedua game yang sangat terkenal ini diketuai oleh seorang perempuan yang cantik dan sangat mencintai dunia game bernama Kim Swift.

kim swift_id geek girls blog

Walaupun sebagai seorang tokoh yang sangat terkenal di industri game, biografi awal Kim tidak banyak diketahui kecuali bahwa Ia adalah lulusan dari DigiPen Institute of Technology. DigiPen sendiri adalah college yang dasar pendidikannya adalah ilmu komputer, seni, desain dan musik untuk pengembangan game.

kim swift_id geek girls blog_02

Bersama dengan teman-teman kuliahnya, Kim mengembangkan game Nabacular Drop. Nabacular Drop lalu ditawarkan dan disambut dengan antusias oleh Valve Software yang kemudian mengembangkannya menjadi game Portal. Kim memegang posisi sebagai pemimpin tim dan level designer.

Selanjutnya, Kim terlibat dalam pembuatan game Left 4 Dead dan Left 4 Dead 2 yang juga merupakan game dari Valve Software. Left 4 Dead adalah game bergaya cooperative first-person shooter arcade, artinya terdapat beberapa pemain yang semuanya memiliki kemampuan menembak musuh di dalam game. Dasar cerita Left 4 Dead sendiri adalah usaha para survivors setelah terjadi wabah zombie.

Pada tahun 2009, Kim meninggalkan Valve Software untuk bergabung dengan Airtight Games. Bekerjasama dengan Square Enix, Kim menjadi kepala pengembangan untuk game dengan tampilan yang imut yang akan dirilis pada bulan Juni 2013 berjudul Quantum Conundrum.

idGeekGirls pernah menuliskan tentang betapa sedikitnya jumlah perempuan di dalam industri teknologi. Walaupun industri game menawarkan bidang-bidang pekerjaan yang sangat menantang dan menarik tampaknya belum banyak perempuan yang tertarik memasuki industri game. Jumlah yang sedikit terkadang menimbulkan diskriminasi terhadap mereka. Bahkan perempuan sehebat Kim Swift sekalipun pernah merasakannya dimana secara tidak langsung Ia menyebutkan bahwa pernah dikira sebagai resepsionis di kantornya.

kim swift_id geek girls blog_03

Tetapi akhirnya Ia memutuskan untuk secara terbuka mendukung gerakan hashtag #1reasonwhy di Twitter dimana para pekerja perempuan di industri game menuangkan curhat, keluhan dan kritikan berkaitan dengan perlakuan diskriminasi dan seksis yang mereka terima baik dari rekan kerja, bos maupun pemain game.

Dalam blog pribadi miliknya In the Base Case, Kim menuliskan pendapatnya dalam sebuah artikel yang diberi judul 1Reason. Didalamnya, Kim menuliskan tentang betapa besar cintanya pada dunia game dimana Ia menyebutkan komunitas industri game sebagai “positive, uplifting and fantastic”. Ia juga menuliskan harapannya bahwa pada saat Ia tampil di depan umum berbicara tentang game, akan ada seorang gadis kecil yang berpikir “Oh look! Girls make games too,” sehingga di masa depan akan ada lebih banyak perempuan di industri game.

Ia menutup tulisannya dengan menyatakan pemikiran yang sangat inspiratif ini:

So here comes my point. This is a numbers game, people.
If you want diversity in gaming subjects:
If you want a more fair, unbiased workplace:
If you want the industry to just plain grow up:

Then we need to change the makeup of our industry, because games are a reflection of their creators.

So ladies, my call to arms is this:
Be visible.
Be outspoken.
Be strong.
Be smart.
Be kind.

Be everything that the younger versions of us could’ve pointed to and proudly said:

“Girls make games too.”  

Jadi, apakah Geekgals siap menerima tantangan Kim Swift untuk bekerja di bidang pekerjaan yang didominasi laki-laki dan menjadi game designer yang hebat seperti Kim?. Kita tunggu juga ya komentar kalian tentang Kim Swift.

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

1 Response

  1. April 16, 2013

    […] yang idGeekGirls beritakan, Kim sudah mengawali kecintaannya pada dunia game dengan masuk ke DigiPen Institute of […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1