Hindari Penipuan, Cari Tahu Asal dan Status iPhone Sebelum Membeli

Berbeda dengan Nokia, Blackberry dan Samsung yang tampaknya bersemangat sekali me-launching produk-produk mereka di Indonesia, produk Apple selalu datang terlambat. Apakah geekgals salah satu dari banyak orang yang tidak tahan menunggu lalu memutuskan membeli produk be-em (black market)?. Apabila iya, apakah geekgals tahu dengan pasti darimana asal dan status gadget yang geekgals beli tersebut?. Kebanyakan dari kita tentu hanya akan menerima saja apapun yang dikatakan penjualnya.

Original iPhone + iPhone 3G + iPhone 4 by Yutaka Tsutano_id geek girls blog

Beruntung MakeMac menuliskan artikel yang akan membantu geekgals mengetahui negara asal dan status dari iPhone black market yang geekgals beli. Pertama-tama, geekgals harus mengetahui apakah gadget tersebut berstatus FU (Factory Unlock) ataukah SU (Software Unlock).

Menurut artikel tersebut banyak iPhone black market yang statusnya adalah SU. Tentu saja karena yang terikat dengan telco tertentu biasanya ditawarkan dengan harga lebih murah. Penjual tinggal men-jailbreak iPhone tersebut agar bisa menggunakan telco apapun.

Berikutnya geekgals butuh nomer model perangkatnya. Untuk iPhone baru yang kemasannya masih utuh, nomer model bisa dilihat dibagian belakang kotaknya. Sedangkan untuk gadget bekas, bisa diakses melalui Settings > General > about. Setelahnya, masukkan nomer model tersebut ke website iPhoneFrom.com.

where is your iphone from_id geek girls blog

Website tersebut kemudian akan menampilkan data-data mengenai asal perangkat tersebut. Misalnya, pada gambar diatas, iPhone yang dimasukkan nomer modelnya berasal dari Singapura dan dijual oleh telco Singtel. Gembok yang terbuka menyatakan status iPhone tersebut adalah FU. Apabila gemboknya terkunci artinya statusnya adalah SU.

Kenapa geekgals wajib mengetahui asal iPhone yang akan geekgals beli?. Pertama, karena gadget berstatus SU yang di jailbreak cenderung menyulitkan dalam proses update kesananya. Jelas bukan pilihan yang bijaksana bagi geekgals yang gaptek. Kedua, karena garansi iPhone terikat pada negaranya. Bisa saja penjual iPhone yang akan geekgals beli berlokasi di Singapura, tapi ternyata iPhone-nya dibeli di HongKong. Artinya apabila hendak meng-klaim garansi, geekgals harus pergi ke HongKong.

Tidak ada salahnya sangat teliti sebelum membeli. Apalagi iPhone bukanlah gadget yang murah. Kalau idGeekGirls sih lebih suka menunggu yang resmi sambil sekalian menabung-nabung. Nah, kalau geekgals sendiri bagaimana? sharing pendapat dan cerita geekgals di comment ya.

Source: MakeMac

Photo courtesy of Yutaka Tsutano on Flickr


Artikel ini adalah bagian dari program cross-contributor antara Blog idGeekGirls dengan MakeMac. Artikel ini ditulis oleh Kuswanto dan pertama kali diterbitkan di blog MakeMac pada tanggal 10 April 2013

Related Post

Guest Blogger

Guest Blogger adalah program idGeekGirls untuk para blogger dan startup yang ingin mempromosikan produk dan jasanya melalui artikel di idGeekGirls. Silakan cek www.idgeekgirls.com/contact-us untuk mengetahui lebih banyak mengenai program ini.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1