Penghalang Utama Untuk Menjadi Geek: 10 Phobia Terhadap Benda-benda Teknologi

Zaman sekarang siapa yang tidak memiliki mobile phone, komputer atau kamera?. Karena sangat terbiasanya kita pada benda-benda teknologi ini, tidaklah terbayangkan ada orang yang takut terhadapnya. Akan tetapi phobia dapat dipicu oleh objek apapun, termasuk phobia terhadap benda-benda teknologi.

Telah terbukti bahwa kebanyakan phobia seseorang dipicu oleh kejadian yang menakutkan. Akan tetapi phobia pada benda-benda teknologi masih banyak yang belum diketahui penyebabnya. Ada pula teori yang menyatakan bahwa rasa takut terhadap benda-benda teknologi dipicu oleh pendidikan, gaya hidup orang tua atau ideologi diri. Berikut ini adalah beberapa phobia yang berhubungan dengan teknologi yang idGeekGirls rangkum dari berbagai sumber.

phobia teknologi_id geek girls blog

Cyberphobia

Phobia terhadap teknologi baru atau lebih spesifiknya terhadap komputer. Istilah ini diperkenalkan pada tahun 1985. Penderita cyberphobia merasakan kecemasan dan ketakutan apabila mereka harus menggunakan komputer atau benda-benda berteknologi baru lainnya. Dalam tingkat yang ringan, penderita cyberphobia masih dapat berinteraksi dengan komputer atau benda teknologi secara terbatas. Dalam tingkat yang berat, penderita dapat menderita paranoid karena merasa selalu diawasi oleh teknologi-teknologi baru disekitarnya.

Logizomechanophobia

Rasa takut yang spesifik terhadap komputer. Asal kata-nya adalah log (yunani: bicara/kata), machano (yunani: mesin) dan phobos (yunani: takut). Logizomechanophobia masih berhubungan dengan cyberphobia. Penderitanya dapat merasakan ketakutan hanya dengan melihat komputer saja.

Mechanophobia

Phobia terhadap mesin yang memiliki bagian yang dapat bergerak, terutama mesin besar seperti: sepeda, sepeda motor, mobil, helikopter dan pesawat terbang. Selain menghambat kehidupan penderitanya dalam hal penggunaan alat transportasi, penderita mechanophobia hampir dipastikan tidak akan bisa bekerja di pabrik. Lawan dari mechanophobia adalah mechanophilia, dimana penderitanya memiliki ketertarikan seksual terhadap mesin.

Phonophobia

Berasal dari bahasa Yunani phone (yunani: suara) dan phobos (yunani: takut), phonophobia sebenarnya berarti rasa takut terhadap suara keras. Tetapi penderita phonophobia dapat pula menderita ketakutan terhadap mendengar suaranya sendiri. Penderitanya akan mengalami kesulitan menggunakan telepon, karena terkadang dikarenakan kualitas sinyal yang buruk sehingga kita bisa mendengar gema suara kita. Mereka juga dipastikan tidak akan bisa melakukan konferensi atau berkaraoke.

Telephonophobia

Rasa takut untuk melakukan dan menerima percakapan melalui telepon. Telephonophobia dikategorikan terhadap masalah kecemasan sosial, dimana penderitanya merasa ketakutan mereka akan kehabisan bahan pembicaraan di tengah percakapan telepon atau orang yang menelepon akan memberitakan kabar buruk. Penderita telephonophobia akan bergantung pada orang di sekitarnya untuk mewakili dirinya melakukan percakapan telepon.

Ipovlopsychophobia

Berasal dari kata ypovló̱ps (yunani: dia yang mencuri pandang), psychí̱ (yunani: jiwa) dan phobos (yunani: takut). Zaman dahulu phobia ini banyak diderita karena adanya kepercayaan bahwa difoto akan mengambil jiwa dari orang-orang yang difoto. Di era modern ini, kebanyakan penderita ipovlopsychophobia merasa ketakutan untuk difoto karena mereka tidak memiliki kekuatan untuk mengatur penampilan atau kondisi mereka yang akan terekam di dalam foto.

Nomophobia

Rasa takut terhadap kehilangan hubungan menggunakan mobile phone. Nomophobia merupakan kependekan dari “no-mobile-phone-phobia”. Penderitanya akan merasakan kecemasan berlebihan apabila lupa meletakkan mobile phone mereka, tidak ada sinyal atau kehabisan daya baterai. Salah satu ciri penderita nomophobia adalah tidak pernah mematikan mobile phone mereka atau terus-menerus mengecek saku atau tas mereka untuk memastikan mobile phone mereka tidak hilang.

Technophobia

Rasa takut terhadap teknologi atau peralatan yang rumit. Technophobia tercatat mulai diderita pada masa revolusi industri di Inggris. Pada masa tersebut, penemuan mesin uap menyebabkan banyak tenaga kerja yang dirumahkan, sehingga mulai muncul penolakan terhadap teknologi. Dahulu penderita technophobia masih bisa hidup normal dengan menghindari kegiatan yang mengharuskan mereka bersentuhan dengan teknologi. Akan tetapi di masa modern ini banyak penderitanya tidak bisa lagi hidup normal dikarenakan kemajuan teknologi yang sangat cepat.

Electrophobia

Sesuai dengan namanya, electrophobia adalah rasa takut terhadap listrik atau lebih spesifiknya tersetrum listrik. Kebanyakan penderita mulai mengalami phobia ini setelah mengalami perstiwa tersetrum yang mengejutkan atau membuat mereka terluka parah. Hidup penderita electrophobia cenderung sulit karena di zaman modern ini kita dikelilingi oleh benda-benda elektronik. Dalam tahap ringan, penderita masih bisa menggunakan alat elektronik tapi berusaha seminimal mungkin untuk menyentuhnya.

Hellenologophobia

Phobia terhadap bahasa yunani atau istilah-istilah sains yang rumit. Walaupun namanya mengacu kepada istilah yang sangat spesifik, dalam kenyataannya penderita hellenologophobia dapat mengalami ketakutan apabila mereka mendengar bahasa atau istilah apapun yang tidak dikenalinya. Rasa takutnya didasarkan pada paranoia bahwa istilah-istilah yang tidak dikenal tersebut adalah semacam konspirasi melawan dirinya. Penderitanya cenderung mengalami kesulitan di sekolah, tempat kerja atau untuk mengikuti kemajuan teknologi.

Apakah geek gals tahu phobia lainnya yang berhubungan dengan benda-benda teknologi?. Sharing sama kita di comment ya 🙂

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *