3 Alasan Harus Mematikan Gadget Elektronik dan Handphone Di Penerbangan

Kalau geekgals suka baca-baca berita nasional (pasti donk ya, masa’ sih geekgals nggak suka baca berita) pasti masih hangat kasus pemukulan pramugari oleh seorang pejabat. Disebutkan, mbak pramugari tersebut meminta pak pejabat untuk mematikan handphone-nya sebelum pesawat take-off (lepas landas) hingga berkali-kali. Akhirnya pak pejabat kesal dan memukul mbak pramugari.

mematikan gadget pesawat terbang_id geek girls blog

Oke, idGeekGirls nggak akan membahas tentang kasus ini kok. Ini sih jatahnya media berita nasional. Yang menjadi perhatian adalah, seberapa pentingnya sih mematikan handphone saat kita sedang dalam penerbangan?. Penelitian idGeekGirls menunjukkan bahwa sampai saat ini, belum pernah ada kecelakaan pesawat terbang yang fatal diakibatkan oleh gangguan sinyal karena handphone atau alat elektronik lainnya. Tapi, ternyata ada alasan lain dibalik keharusan mematikan handphone dan gadget elektronik selama penerbangan.

Gangguan sistem navigasi dan komunikasi pesawat

Selama penerbangan, pilot terus terhubung dengan air controller di darat dan memperhatikan radar. Kita memang tidak pernah menyadari, tapi pesawat sebenarnya seringkali melintas di atas atau bawah atau bahkan berpapasan dengan pesawat lainnya. Komunikasi dengan air controller dan radar semuanya menggunakan gelombang radio.

Akibatnya, wajar apabila situasi sedang tidak mendukung gelombang sinyal elektronik dari handphone dan alat elektronik penumpang mengganggu komunikasi pilot. Biasanya pilot akan mendapatkan suara mengganggu di jalur komunikasinya atau image mengganggu di radar. Apabila hal ini terjadi, kapten atau pramugari akan langsung mengumumkan agar penumpang segera mematikan gadget elektroniknya.

Pernah menumpang pesawat dimana situasi tampaknya baik-baik saja tapi tiba-tiba lampu kenakan seatbelt dan mematikan alat elektronik menyala?. Mungkin pilot pesawat yang ditumpangi geekgals sedang mengalami gangguan komunikasi.

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat

Banyak yang berpikir bahwa adalah kebodohan meminta penumpang untuk mematikan handphone dan alat elektronik sedangkan di pesawatnya sendiri disediakan wi-fi. Hal ini karena cepatnya perkembangan industri digital, dimana industri pesawat terbang tidak mampu mengikutinya.

Karena tidak mampu mengikuti perkembangan teknologi digital inilah, industri pesawat terbang tidak mampu menerbitkan daftar gadget apa yang aman digunakan di pesawat jenis apa. Selain itu, maskapai pernerbangan biasanya memiliki pesawat yang berbeda-beda jenis dan tahun pembuatan. Repot khan kalau harus terus-menerus meng-update daftar gadget yang diperbolehkan di masing-masing pesawat.

Sedangkan wi-fi di pesawat adalah sejenis wi-fi yang sudah disetujui oleh badan penerbangan internasional dan dijamin aman.

Lepas landas dan mendarat adalah saat paling kritis

Apabila geekgals tidak percaya, silakan googling berita kecelakaan pesawat, dan geekgals akan menemukan bahwa sebagian besar kecelakaan pesawat terjadi saat lepas landas atau mendarat. Berdasarkan penuturan seseorang di Quora, teman pramugarinya berkata bahwa

… kecelakaan saat pesawat lepas landas atau mendarat bisa terjadi dalam hitungan detik …

Berdasarkan pertimbangan itulah, maka seluruh penumpang diminta untuk mematikan (bukan sekedar di set ke airplane mode) handphone dan alat eletronik lainnya pada saat pesawat lepas landas atau mendarat. Tujuannya adalah agar penumpang memperhatikan peragaan panduan keselamatan oleh pramugari dan cepat tanggap apabila ada hal yang salah.

Apabila geekgals masih asyik mendengarkan musik di iPod atau bermain game di tablet, geekgals kemungkinan besar tidak akan menyadari apabila mesin pesawat mati atau posisi pesawat tidak wajar atau bahkan tidak sadar dengan kepanikan yang terjadi di sekitar geekgals. Dan pada titik itu mungkin sudah terlambat.

Sebenarnya, keharusan mematikan handphone dan gadget elektronik lainnya di penerbangan itu tidak lama kok. Biasanya hanya sekitar 10-15 menit selama pesawat masih berada dibawah ketinggian 10.000 kaki (3000 meter). Masa’ sih nggak bisa menahan diri 10 menit saja demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Jadi, apakah geekgals masih akan menyalakan gadget selama penerbangan?.

Sumber: Tempo.co, Sumber: Quora.com

2 Responses to “3 Alasan Harus Mematikan Gadget Elektronik dan Handphone Di Penerbangan”
  1. Gita

    Betul sekali, gadget elektronik dan handphone memang harus dimatikan pada penerbangan.

    • sissy

      Karena alasannya keamanan diri sendiri dan orang lain yang satu pesawat, berkorban sedikit tetap rela kok ya. :)

Leave a Reply