Inilah Kenapa Kita Harus Membaca Terms and Conditions Sebelum Klik “I Agree”

Apakah geekgals belakangan sering menemukan postingan semacam ini di Facebook? Atau malah geekgals adalah salah satu yang juga turut memposting tulisan ini?

idgeekgirls_terms_condition_01

Postingan ini (dan bermacam-macam lagi jenisnya dan isi tulisannya tetapi semuanya memiliki maksud yang sama) adalah jawaban atas gosip terbaru bahwa Facebook mengubah terms & policy nya. Gosip yang paling santer beredar adalah:
– Mulai sekarang Facebook memiliki apapun yang kita posting.
– Mulai sekarang kita bisa mengetahui siapa saja yang melihat profile kita, dan juga sebaliknya
– Facebook akan mulai menjadi aplikasi berbayar

Kenyataannya, ketiga point diatas adalah hoax alias tidak benar. Dan kalaupun benar, tidak ada yang geekgals bisa lakukan agar terhindar dari perubahan peraturan tersebut. Bahkan memposting tulisan diatas di status Facebook geekgals, seperti yang dianjurkan didalamnya, tidak akan menyelamatkan geekgals.

idgeekgirls_terms_conditions_02

Jawabannya ada di dalam terms and conditions itu sendiri. Facebook, dan juga seluruh social media dan aplikasi yang ada di internet, akan meminta calon penggunanya untuk menyatakan bahwa mereka sudah membaca dokumen terms and conditions sebelum memutuskan untuk mendaftar dan menggunakan aplikasi tersebut. Pada kenyataannya, hampir tidak ada yang membaca dokumen tersebut. Tentu saja alasan utamanya karena malas, karena dokumennya panjang dan umumnya tertulis dalam bahasa inggris. Tapi seringkali kita berasumsi bahwa semua terms and conditions adalah sama saja isinya, jadi kalau sudah membaca satu kali, untuk apa membaca yang lainnya.

Padahal apabila dicermati, isi terms and conditions biasanya berbeda-beda. Dan, biasanya lagi, ada point yang sangat penting yaitu “aplikasi memiliki hak untuk mengubah terms and conditions kapanpun diinginkan/diperlukan”.

Baca juga: 12 Tipe Kepribadian Para Pengguna Jejaring Sosial

Yang kadang tidak dipahami adalah, dokumen terms and conditions adalah kontrak. Geekgals hanya perlu menyatakan “sudah membaca” sebanyak satu kali saja, dan itu berlaku untuk selamanya. Apabila si social media atau aplikasi memutuskan untuk mengubah terms and conditions nya, otomatis geekgals akan langsung berada dibawah peraturan yang baru.

Lalu bagaimana bila geekgals tidak suka dengan peraturan yang baru?. Tidak ada yang geekgals bisa lakukan kecuali menutup akun geekgals dan berhenti menggunakan social media atau aplikasi tersebut.

Nah, kalau geekgals mulai panik setelah menyadari kenyataannya, tenang dulu yuk. Karena menurut terms and conditions nya Facebook tidak memiliki apa yang kita posting. Tapi Facebook boleh menggunakan apa yang kita posting (dan ya, geekgals sendiri yang mengizinkan Facebook untuk menggunakan pada saat geekgals mencentrang kotak “I agree with terms and conditions” pada saat mendaftar Facebook). Digunakan untuk apa?. Untuk algoritma marketing tentunya. Algoritma itu untuk menentukan iklan dan berita sponsor apa saja yang ditampilkan di laman geekgals.

Baca juga: Edmodo, aplikasi jejaring sosial untuk Guru dan Murid Belajar Berkolaborasi

Dan geekgals juga bisa tenang, karena Facebook juga sama sekali tidak memiliki rencana untuk menambahkan fitur dimana kita bisa tahu siapa saja yang melihat akun kita seperti Path dahulu dan LinkedIn. Dan, Facebook akan selamanya gratis. Kecuali geekgals mau memasang iklan, barulah geekgals harus membayar untuk iklannya saja.

idgeekgirls_terms_conditions_03

Kalau geekgals mau langsung membaca terms and conditions semua social media dan aplikasi yang geekgals pakai, geekgals bisa langsung masuk ke website mereka karena Terms, Conditions dan Policy biasanya link nya tertera dengan jelas disana. Kalau misalnya geekgals tidak bisa menemukannya, geekgals bisa langsung tanya Oom Google.

Sekarang, sudah tahu khan apa yang harus dilakukan kalau menemukan gosip perubahan peraturan social media atau aplikasi. Jangan panik lagi ya. Dan, lain kali jangan lupa untuk membacaterms and conditions sebelum klik “I agree”.

Source: Huffington Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

1 Response

  1. Opik says:

    saya rasa mah orang Indonesia jarang banget yang baca terms and conditions, apalagi di FB paling cuma daftar pake udah deh beres :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1