Marissa Ionno, Si Pecinta Hewan Yang Memulai The Tails Network Bermodalkan Kasih Sayang

Geekgals pecinta hewan (atau juga yang bukan pecinta hewan) pasti pernah melihat hewan yang terlantar, sakit atau diperlakukan dengan tidak baik oleh pemiliknya. Pada saat berada dalam situasi demikian, banyak dari kita yang merasakan dilema berkepanjangan. Kalau diambil tanggung jawabnya berat, tidak diambil rasanya kasihan, mau dilaporkan juga tidak tahu harus melapor kemana.

Dilema inilah yang dirasakan oleh Marissa Ionno pada pengalaman pertamanya bekerja di penampungan hewan terlantar di Amerika Serikat. Marissa yang memiliki dua ekor anjing, Nicco dan Carmela, mengaku menangis seharian melihat kondisi di penampungan hewan terlantar tersebut.

marissa ionno_the tails network facebook_id geek girls blog_01

Sebagai pecinta anjing, Marissa mengetahui bahwa jumlah anjing peliharaan di Amerika Serikat terus meningkat. Tetapi banyak anjing di tempat penampungan yang sudah berada disana selama bertahun-tahun karena tidak ada yang mengadopsinya. Saking banyaknya jumlah anjing dan kucing terlantar dan sitaan, serta terbatasnya daya tampung shelter penampungan, diperkirakan kira-kira 800 hewan di euthanasia (suntik mati) di Amerika Serikat setiap jam-nya.

marissa ionno_the tails network facebook_id geek girls blog_02

Marissa adalah pengguna Facebook yang aktif dan terlibat dalam banyak komunitas pecinta hewan di Facebook. Akan tetapi Ia merasa bahwa komunitas tersebut seperti tidak diurus, yang ditunjukkan dengan komentar dan pesan yang tidak pernah dibalas. Merasa bahwa Facebook adalah tempat yang tepat untuk menyebarkan berita tentang anjing-anjing yang berada di penampungan, siap diadopsi dan terancam disuntik mati, Marissa Ionno memulai The TAILS Network.

Menyebut The TAILS Network sebagai cross-posting page, dimana tujuannya adalah agar para followers men-share status dan foto dari laman Facebook page The TAILS Networks. Harapannya adalah semakin banyak orang yang men-share status dan foto, maka semakin besar kesempatan anjing-anjing tersebut mendapatkan adopter.

Dimulai pada Juli 2012, pada saat artikel ini ditulis laman Facebook page The TAILS Networks memiliki 6129 likes. Marissa Ionno sendiri dipilih menjadi salah satu kontestan dari kontes Glamour’s Top College Women yang diadakan oleh majalah Glamour. The TAILS Network sendiri tampak masih setia dengan sistem cross-posting nya dan belum mengembangkan ke kampanye lain yang lebih serius semisal “adopt, don’t buy” yang juga banyak dikampanyekan oleh para pecinta anjing dan kucing di Amerika Serikat.

adopsi anjing_id geek girls blog_01

Geekgals yang berada di Indonesia tentu saja bisa berpartisipasi dengan kegiatan The TAILS Network. Apalagi kalau geekgals punya banyak teman Facebook di Amerika Serikat. Bagaimana kalau ingin berpartisipasi dengan kegiatan penyelamatan hewan terlantar tapi jaringan pertemanan kita terbatas di Indonesia?. Nah, geekgals bisa berpartisipasi dengan kegiatan adopsianjing.com. Walau Facebook page adopsianjing telah mendapatkan sekitar 12.000 likes, tetapi kegiatan mereka lebih banyak dilakukan di website.

Bagi idGeekGirls, Marissa Ionno menunjukkan bahwa sebuah ide yang tampaknya sederhana, apabila dilakukan dengan serius ternyata dapat menjadi penggerak bagi banyak orang. Bahkan apabila kegiatan tersebut dilakukan hanya dengan mengandalkan sebuah jejaring sosial yang mungkin tidak dianggap serius oleh kebanyakan penggunanya. Mudah-mudahan semangat Marissa menular pada geekgals di Indonesia. Jadi, kegiatan apa yang geekgals akan mulai seriusi mulai hari ini?.

Source: HuffingtonPost

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1