Eye Am, Melihat Kehidupan Anak di Negara Tertinggal Melalui Fotografi

Apakah geekgals pernah punya bayangan mengenai bagaimana keseharian anak-anak di desa-desa di Indonesia?. Bagi geekgals yang seumur hidup tinggal di kota besar mungkin sulit sekali membayangkannya. Atau mungkin bayangan geekgals sangat dipengaruhi oleh pemberitaan di media-media di Indonesia, sehingga geekgals hanya membayangkan anak-anak yang hidup serba kekurangan, di rumah yang berdindingkan anyaman bambu, harus berjalan kaki berjam-jam untuk mencapai sekolah inpres yang juga bobrok.

Tampaknya, demikian pula media-media di negara maju seperti Amerika Serikat menggambarkan kehidupan kita di negara berkembang atau negara tertinggal. Mereka menggambarkan anak-anak di negara berkembang memiliki kehidupan yang muram tanpa kebahagiaan. Tentu saja hal tersebut seringkali tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

eye am social_id geek girls blog

Berdasarkan pada fakta tersebut, Jens Lennartsson dan Sara Hansson memulai sebuah organisasi yang mereka namakan Eye Am. Jens adalah seorang fotografer lifestyle sedangkan Sara adalah social media & creative marketer. Mereka berfikir bahwa media barat telah menyiarkan image yang tidak adil tentang anak-anak di negara tertinggal. Dan mereka ingin memberi kesempatan kepada anak-anak tersebut untuk ‘berbicara’ sendiri secara langsung menggunakan kamera.

Eye Am adalah organisasi amal yang bertujuan untuk mendistribusikan kamera dan mengajarkan fotografi kepada anak-anak di negara dunia ketiga dan negara tertinggal agar anak-anak tersebut dapat membuat essai foto tentang keseharian mereka. Di akhir proyek, foto terpilih akan dipamerkan, dibuat menjadi buku dan postcard. Seluruh produk didesain oleh editor, copywriter dan desainer yang bekerja pro bono, sehingga seluruh keuntungan yang dihasilkan akan masuk ke dalam Eye Am untuk mendanai kampanye berikutnya.

eye-am-social_id-geek-girls-blog

Eye Am menggunakan crowdfunding indiegogo untuk melaksanakan kampanye pertama mereka di Ukraina, Ethiopia dan Kenya. Crowdfunding adalah sistem pemodalan patungan, dimana orang-orang bisa menyumbangkan dana untuk mememodali sebuah proyek. Apabila geekgals hendak turut berpartisipasi memodali Eye Am, nilainya memang lumayan besar untuk orang Indonesia, mulai dari 10€-1200€. Tapi karena tujuannya memang untuk amal, tentu kepuasan batinnya lebih besar daripada kepuasan material.

Mengingat masih banyaknya daerah tertinggal di seluruh Indonesia, dengan anak-anak yang juga memiliki ceritanya masing-masing. Apa mungkin geekgals tertarik untuk membuat program serupa untuk anak-anak Indonesia?.

Source: PetaPixel

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1