Marketing Media Sosial ISIS & Aliran Ektremis Modern, Bagaimana Menghadapinya

idgeekgirls-isis-marketing

ISIS. Nama yang mendengarnya saja sudah membuat merinding. Membaca berita tentang kekejaman ISIS setiap hari mungkin membuat geekgals bertanya-tanya, mengapa kelompok ekstremis semacam itu masih terus mendapatkan pengikut.

Jawabannya ada di pola marketing mereka. ISIS menggunakan media sosial untuk marketing dan rekrutmen mereka. Tanpa sadar, kadang kita justru membantu online marketing mereka.

Anggota ISIS adalah pengguna aktif social media

Anggota ISIS kebanyakan berusia muda dan datang dari seluruh dunia, bisa dibilang ISIS dipenuhi anggota yang sangat melek internet. Bahkan banyak gadis-gadis muda berkenalan dengan pria anggota ISIS melalui media sosial untuk kemudian kabur ke Syria untuk menjadi istri pria tersebut. Apabila mereka bisa memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan jodoh, cuma mendapatkan pengikut pasti pekerjaan yang sangat mudah untuk mereka.

idgeekgirls-isis-marketing-1

ISIS memanfaatkan kelemahan social media

Hampir seluruh media sosial memungkinkan penggunanya untuk mengupdate secara realtime, tanpa sensor. Hal ini adalah kekuatan media sosial dibandingkan media lain, sekaligus kelemahannya yang dimanfaatkan secara efektif oleh ISIS. Karena sifatnya yang realtime, media sosial baru akan menghapus sebuah konten atau menutup sebuah akun apabila sudah mendapatkan banyak laporan dari pengguna lainnya mengenai akun/konten tersebut. Pada saat ISIS mengunggah sebuah video, dibutuhkan beberapa lama sebelum jumlah laporan mengenai video tersebut memenuhi kuota penghapusan/penutupan, dan dalam waktu tersebut sudah berapa banyak orang yang menyebarkan video tersebut.

ISIS memanfaatkan viralitas konten

Dalam internet marketing, disepakati bahwa semakin mengejutkan sebuah konten, biasanya akan semakin dicari dan akhirnya akan semakin viral konten tersebut. ISIS memanfaatkannya dengan terus mengunggah video-video pemenggalan, pensaliban, dan hal-hal lainnya yang sangat kejam dan mengejutkan dunia, membuat banyak orang penasaran untuk melihatnya, mencarinya di internet, dan semakin viral lah video-video tersebut.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk tidak turut menjadi agen marketing ISIS dan kelompok ekstremis lainnya?

idgeekgirls-isis-marketing-2

Report don’t Share

Apabila geekgals menemukan konten yang berisi kekerasan, kampanye atau hal negatif yang berhubungan dengan ISIS dan kelompok ekstremis, satu-satunya hal yang harus geekgals lakukan adalah melaporkan konten tersebut ke media sosial bersangkutan. Men-share konten tersebut dengan cara apapun hanya akan membuat konten tersebut menjadi viral. Melakukan block atau unfollow tidak akan membuat konten/akun tersebut menghilang.

Jangan membicarakan secara terbuka

Tapi geekgals tidak tahan ingin berpendapat dan menyebarluaskan konten tersebut. Akan sangat bijaksana apabila geekgals melakukannya di media sosial yang private, misalnya Path atau Secret.ly dan di chat pribadi, bukan di grup. Semakin sedikit orang yang menerima konten tersebut, maka semakin tidak viral konten tersebut.

Share but don’t share

Apabila geekgals tidak tahan dan benar-benar ingin menyebarkan ke follower Twitter atau teman Facebook geekgals yang jumlahnya ribuan itu, jangan menambahkan link ke konten aslinya. Karena konten asli itulah yang diharapkan tersebar oleh ISIS & kelompok ekstremis. Geekgals bisa menuliskan “baru saja menonton video ISIS di Youtube. Sedih sekali melihatnya.” untuk mengungkapkan perasaan tanpa perlu menambahkan link URL ke videonya.

Minta semua orang untuk melaporkan

Gunakan media sosial dan blog geekgals untuk meningkatkan kesadaran bahwa harus ada semakin banyak orang yang berpartisipasi dalam menghambat penyebaran konten-konten buatan ISIS & kelompok ekstremis. Seperti yang idGeekGirls lakukan sekarang. Satu suara mungkin tidak berarti, tapi mari manfaatkan kekuatan media sosial untuk melipatkgandkan siara kita menjadi puluhan, ratusan, ribuan suara yang saling mengingatkan.

Apakah geekgals punya ide lain untuk membantu menahan laju marketing online ISIS dan kelompok ekstremis?. Bagi juga dengan kita tips nya ya.

Source: Huffington Post

Source: The Daily Beast

Related Post

sissy

a geek with a brain full of creative thoughts who loves tea, chihuahua, pop-punk music, doodle illustrations and writing.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UA-75327195-1